<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hikari e ...</title>
	<atom:link href="http://hikarie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hikarie.wordpress.com</link>
	<description>Perjalanan menuju Cahaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Oct 2008 13:57:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hikarie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hikari e ...</title>
		<link>http://hikarie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hikarie.wordpress.com/osd.xml" title="Hikari e ..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://hikarie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Laskar Pelangi</title>
		<link>http://hikarie.wordpress.com/2008/10/27/laskar-pelangi-di-balik-cahaya/</link>
		<comments>http://hikarie.wordpress.com/2008/10/27/laskar-pelangi-di-balik-cahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 13:56:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>s2d4theworld</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Film]]></category>
		<category><![CDATA[Andrea Hirata]]></category>
		<category><![CDATA[Laskar Pelangi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hikarie.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang saya termasuk sangat telat mengetahui kisah laskar pelangi ini. Perjumpaan pertama saya dengannya saat salah seorang kawan bertandang ke tempat saya sambil membawa novelnya. Sambil lalu saya bertanya buku apa yg sedang asyik dibacanya itu, Laskar Pelangi katanya. Hanya itu dan saya tidak menindaklanjutinya lebih jauh. Belakangan sebelum mudik lebaran saya kembali diajak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=4&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terus terang saya termasuk sangat telat mengetahui kisah laskar pelangi ini. Perjumpaan pertama saya dengannya saat salah seorang kawan bertandang ke tempat saya sambil membawa novelnya. Sambil lalu saya bertanya buku apa yg sedang asyik dibacanya itu, Laskar Pelangi katanya. Hanya itu dan saya tidak menindaklanjutinya lebih jauh. Belakangan sebelum mudik lebaran saya kembali diajak penasaran akan Laskar Pelangi, kekasihku &#8211; yg saat itu baru pertama kali kami bertemu muka &#8211; mengajakku menonton Laskar Pelangi, mengisi waktu sebelum keretaku berangkat ke Yogyakarta. Tapi apa daya kala itu kami kehabisan karcis, dan akhirnya terjatuh levelnya dengan menonton Cinlok &gt;.&lt; *lumayan sih, konyol juga filmnya*</p>
<p>Di Yogyakarta, kesempatan itu kembali datang saat sepupuku mengajak untuk jalan-jalan sambil nonton bareng, dan aku yg sudah lumayan penasaran menyeletuk, &#8220;Mari kita lihat Laskar Pelangi&#8221;.</p>
<p>Mission Failed. Dua kali antri dan dua kali gagal. Agaknya bioskop yg memutar film itu di Yogyakarta hanya sebuah saja, tak tahulah. Saya pun sudah harus kembali ke Bandung. Di Bandung, ketika mengantarkan oleh-oleh untuk kekasihku, dia mengatakan sudah kedelapan kalinya gagal memperoleh tiket menonton Laskar Pelangi. &#8220;OK-lah, hari minggu besok kita coba lagi di BIP, tapi kali ini coba antri dari jam 10.&#8221; Dan kami berdua pun akhirnya berhasil menonton Laskar Pelangi jam 2 siang.</p>
<p>Kesanku menonton film Laskar Pelangi sukar dilukiskan. Begitu indah, begitu menyentuh, begitu begini, begini begitu, kalau diteruskan takkan ada habisnya. Saya mungkin ada 4 kali menitikkan air mata kala menonton Laskar Pelangi. Dan tiap saat saya menitikkan air mata, saya selalu menoleh sekilas ke sebelah kiri demi melihat kekasihku terisak sesunggukan. Saya tidak terharu sendirian tampaknya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pantas sekali jika Laskar Pelangi dijuluki Andrea Hirata sendiri sebagai MLM intelektualitas. Orang yg telah mengapresiasi Laskar Pelangi tidak akan berhenti sebelum berhasil melaskarpelangikan orang-orang lain di sekitarnya. Berasal dari novel yg ditulisnya sebagai pemenuhan janji masa kecilnya untuk menuliskan memoar tentang Ibunda gurunya yg tercinta, Bu Mus &#8211; Laskar Pelangi awalnya hanya khusus dipersembahkan untuk Bu Mus dan sahabat-sahabatnya dalam Laskar Pelangi yg berjumlah 10 orang (11 termasuk dirinya sendiri).</p>
<p>Andrea Hirata adalah Ikal, yg kisah cinta pertamanya dengan A Ling digambarkan sangat berbunga-bunga dalam filmnya. Lintang, seorang bocah pesisir jenius yg harus menempuh jarak 80 km pulang pergi demi bersekolah. Mahar, seorang anak jenius seperti Lintang tp dalam sisi otak yg berlawanan dari Lintang. Seniman yg nakal tapi telah mengharumkan nama SD Muhammadiyah Gantong pada acara 17 Agustus dengan ide kalung aren gatalnya. Bersama Syahdan, Samson, Sahara, Flo, Kucai, A Kiong, Harun, dan Trapani &#8211; orang-orang inilah yg seharusnya berhak menerima kopian dari memoar Laskar Pelangi yg ditulis Andrea. Tapi, tanpa diketahui Andrea, Syahdan kawan kecilnya yg sekarang sudah jadi IT Manager itu nakal mengirimkan naskah Laskar Pelangi ke penerbit. Maka bergulirlah MLM itu tanpa bisa dihentikan sama sekali. Syahdanlah korban pertama MLM intelektualitas Laskar Pelangi, ia agaknya tidak ingin sendirian membaca memoar sahabatnya itu. Dan sekarang saya juga ikut terhanyut dalam euforia Laskar Pelangi, bahkan rela menghabiskan waktu 2 jam menuliskan artikel ini sambil mendengarkan OST filmnya dari <a href="http://laskarpelangithemovie.blogspot.com/" target="_blank">blog film Laskar Pelangi</a>. Lagu Laskar Pelangi dinyanyikan oleh Nidji, lagu yg indah. Tapi mungkin hanya kebetulan saja kalau niji dalam bahasa Jepang juga berarti pelangi.</p>
<p>Walaupun film Laskar Pelangi memiliki banyak perbedaan yg mencolok dengan novelnya &#8211; yg baru saya baca belakangan setelah menonton filmnya, tapi film ini telah memenuhi tujuannya dalam menyampaikan pesan moral yg sama dengan yg ingin disampaikan Andrea dalam novelnya. Bahkan ia sendiri yg dengan rendah hati mengatakan kalau filmnya lebih bagus dari novelnya.</p>
<p>Laskar Pelangi sungguh film yg luar biasa, membawakan kisah yg luar biasa dan ditampilkan dalam warna-warna indah alam Belitong. Sudah lama sekali saya tidak menonton film yg kesannya sekuat ini semenjak Naga Bonar melambungkan nama Deddy Mizwar. Kami dibawa terharu dan tertawa, sedih dan senang berbaur dengan tingkah polah anak-anak laskar pelangi yg polos, di bawah bimbingan cinta Bu Mus dan kebijaksanaan Pak Harfan. Ketika film-film nasional lain masih latah berbondong-bondong mengumbar syahwat dan horor, Laskar Pelangi datang mengumbar mimpi-mimpi indah menggugah, menimbulkan inspirasi, membakar semangat hidup, membuat kita ingin menaklukkan dunia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hikarie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hikarie.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=4&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hikarie.wordpress.com/2008/10/27/laskar-pelangi-di-balik-cahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c097be3cae3d41c14bb38b17af8d0c3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">s2d4theworld</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Indah Charlie Chaplin kepada Putrinya Geraldine Chaplin</title>
		<link>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/09/surat-indah-charlie-chaplin-kepada-putrinya-geraldine-chaplin/</link>
		<comments>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/09/surat-indah-charlie-chaplin-kepada-putrinya-geraldine-chaplin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 19:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>s2d4theworld</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[charlie chaplin]]></category>
		<category><![CDATA[geraldine chaplin]]></category>
		<category><![CDATA[irib]]></category>
		<category><![CDATA[parsine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hikarie.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah sebuah surat yg dituliskan oleh Charlie Chaplin kepada putrinya Geraldine Chaplin. Nasihat dalam surat ini demikian indah dan menyentuh, sehingga saya pun tidak bisa menolak hasrat diri untuk menuliskannya kembali dalam catatan blog ini. Saya menemukan teks surat ini di situs IRIB. Sumbernya berasal dari sebuah situs berita Iran yg berbahasa Persia, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=3&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah sebuah surat yg dituliskan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Charlie_Chaplin" title="Charlie Chaplin">Charlie Chaplin</a> kepada putrinya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Geraldine_Chaplin" title="Geraldine Chaplin">Geraldine Chaplin</a>. Nasihat dalam surat ini demikian indah dan menyentuh, sehingga saya pun tidak bisa menolak hasrat diri untuk menuliskannya kembali dalam catatan blog ini.</p>
<p>Saya menemukan teks surat ini di situs <a href="http://indonesian.irib.ir/" title="IRIB">IRIB</a>. Sumbernya berasal dari sebuah situs berita Iran yg berbahasa Persia, <a href="http://www.parsine.com/ShowNews.asp?Code=86112902">Parsine</a>. Saya sendiri tidak berhasil menemukan sumber aslinya yg berbahasa Inggris dari internet. Mungkin para pembaca yg lebih beruntung, bisa berbagi sumber dan koreksi. Berikut ringkasan isi surat tersebut.</p>
<p>Geraldine putriku, aku jauh darimu, namun sekejap pun wajahmu tidak pernah jauh dari benakku. Tapi kau dimana? Di Paris di atas panggung teater megah&#8230; aku tahu ini bahwa dalam kehengingan malam, aku mendengar langkahmu. Aku mendengar peranmu di teater itu, kau tampil sebagai putri penguasa yang ditawan oleh bangsa Tartar.</p>
<p>Geraldine, jadilah kau pemeran bintang namun jika kau mendengar pujian para pemirsa dan kau mencium harum memabukkan bunga-bunga yang dikirim untukmu, waspadailah. Duduklah dan bacalah surat ini&#8230; aku adalah ayahmu. Kini adalah giliranmu untuk tampil dan menggapai puncak kebanggan. Kini adalah giliranmu untuk melayang ke angkasa bersama riuh suara tepuk tangan para pemirsa. Terbanglah ke angkasa namun sekali-kali pijakkan kakimu di bumi dan saksikanlah kehidupan masyarakat. Kehidupan yang mereka tampilkan dengan perut kosong kelaparan di saat kedua kaki mereka bergemetar karena kemiskinan. Dulu aku juga salah satu dari mereka.</p>
<p>Geraldine putriku, kau tidak mengenalku dengan baik. Pada malam-malam saat jauh darimu aku menceritakan banyak kisah kepadamu namun aku tidak pernah mengungkapkan penderitaan dan kesedihanku. Ini juga kisah yang menarik. Cerita tentang seorang badut lapar yang menyanyi dan menerima sedekah di tempat terburuk di London. Ini adalah ceritaku. Aku telah merasakan kelaparan. Aku merasakan pedihnya kemiskinan. Yang lebih parah lagi, aku telah merasakan penderitaan dan kehinaan badut gelandangan itu yang menyimpan gelombang lautan kebanggaan dalam hatinya. Aku juga merasakan bahwa uang recehan sedekah pejalan kaki itu sama sekali tidak meruntuhkan harga dirinya. Meski demikian aku tetap hidup.</p>
<p>Geraldine putriku, dunia yang kau hidup di dalamnya adalah dunia seni dan musik. Tengah malam saat kau keluar dari gedung teater itu, lupakanlah para pemuja kaya itu. Tapi kepada sopir taksi yang mengantarmu pulang ke rumah, tanyakanlah keadaan istrinya. Jika dia tidak punya uang untuk membeli pakaian untuk anaknya, sisipkanlah uang di sakunya secara sembunyi-sembunyi.</p>
<p>Geraldine putriku, sesekali naiklah bus dan kereta bawah tanah. Perhatikanlah masyarakat. Kenalilah para janda dan anak-anak yatim dan paling tidak untuk satu hari saja katakan: &#8220;Aku juga bagian dari mereka&#8221;. Pada hakikatnya kau benar-benar seperti mereka. Seni sebelum memberikan dua sayap kepada manusia untuk bisa terbang, ia akan mematahkan kedua kakinya terlebih dahulu. Ketika kau merasa sudah berada di atas angin, saat itu juga tinggalkanlah teater dan pergilah ke pinggiran Paris dengan taksimu. Aku mengenal dengan baik wilayah itu. Di situ kau akan menyaksikan para seniman sepertimu. Mereka berakting lebih indah dan lebih menghayati daripada kamu. Bedanya di situ tidak akan kau temukan gemerlap lampu seperti di teatermu. Ketahuliah bahwa selalu ada orang yang berakting lebih baik darimu.</p>
<p>Geraldine putriku, aku mengirimkan cek ini untukmu, belanjakanlah sesuka hatimu. Namun ketika kau ingin membelanjakan dua franc, berpikirlah bahwa franc ketiga bukan milikmu. Itu adalah milik seorang miskin yang memerlukannya. Jika kau menghendakinya, kau dapat menemukan orang miskin itu dengan sangat mudah. Jika aku banyak berbicara kepadamu tentang uang, itu karena aku mengetahui kekuatan ‘anak setan&#8217; ini dalam menipu&#8230;..</p>
<p>Geralding putriku, masih ada banyak hal yang akan aku ceritakan kepadamu, namun aku akan menceritakannya di kesempatan lain. Dan aku akhiri suratku ini dengan;</p>
<p>&#8220;Jadilah manusia, suci dan satu hati; karena lapar, menerima sedekah, dan mati dalam kemiskinan, seribukali lebih mudah dari pada kehinaan dan tidak memiliki perasaan&#8221;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hikarie.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hikarie.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hikarie.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hikarie.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=3&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/09/surat-indah-charlie-chaplin-kepada-putrinya-geraldine-chaplin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c097be3cae3d41c14bb38b17af8d0c3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">s2d4theworld</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ménière&#8217;s disease</title>
		<link>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/03/menieres-disease/</link>
		<comments>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/03/menieres-disease/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 09:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>s2d4theworld</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[meniere]]></category>
		<category><![CDATA[pusing mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[sudden dizziness]]></category>
		<category><![CDATA[telinga berdenging]]></category>
		<category><![CDATA[tinnitus]]></category>
		<category><![CDATA[vertigo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hikarie.wordpress.com/2008/03/03/menieres-disease/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yg lalu &#8211; saat sedang di depan komputer &#8211; tiba-tiba saja pendengaran saya melemah. Awalnya saya tidak mempedulikannya, tapi secara perlahan tubuh saya mulai terasa oleng seolah-olah sedang berada di atas kapal yg diombang-ambingkan oleh ombak. Kaget, saya mencoba berdiri tapi perasaan oleng ini malah semakin menjadi. Padahal kepala saya tidak terasa sakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=1&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yg lalu &#8211; saat sedang di depan komputer &#8211; tiba-tiba saja pendengaran saya melemah. Awalnya saya tidak mempedulikannya, tapi secara perlahan tubuh saya mulai terasa oleng seolah-olah sedang berada di atas kapal yg diombang-ambingkan oleh ombak. Kaget, saya mencoba berdiri tapi perasaan oleng ini malah semakin menjadi. Padahal kepala saya tidak terasa sakit atau pusing, hanya keseimbangan tubuh saja yg tiba-tiba kacau balau. Kemudian telinga saya pun juga mulai terasa berdenging seolah-olah sedang naik pesawat terbang yg sedang lepas landas. What the&#8230;? Mungkin semacam itulah kira-kira pikiran saya saat itu, bingung dan resah.</p>
<p>Awalnya saya mencoba mengambil air putih dan minum sebanyak mungkin (di pesawat, dengan menelan bisa menyesuaikan tekanan udara dalam telinga dengan tekanan udara di luarnya). Tentu saja, karena penyebabnya bukan karena perbedaan tekanan udara, masalah saya tidak hilang. Kemudian saya mencoba berbaring dan akhirnya tertidur dengan perasaan oleng yg masih tak kunjung hilang.</p>
<p>Tidak lama saya terjaga, dan menemukan bahwa perasaan oleng tadi sudah hilang, keseimbangan tubuh saya pulih dan pendengaran saya kembali normal. Yg pertama terpikir oleh saya waktu itu adalah &#8230; Google! Ada apa dengan saya barusan? Saya lalu mengetikkan kata kunci &#8220;sudden dizziness&#8221; (artinya kira-kira &#8220;pusing mendadak&#8221;) pada mesin pencari Google! Dan sayapun menemukan <b><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/M%C3%A9ni%C3%A8re's_disease" title="Ménière's disease">Ménière&#8217;s disease</a></b>. Berikut saya tuliskan terjemahan paragraf pertama dari keterangan tentang penyakit ini di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Main_Page" title="Wikipedia">wikipedia</a>.</p>
<p>&#8220;<b>Ménière&#8217;s disease </b>adalah kelainan pada <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Inner_ear" title="Inner ear">inner ear</a></i> (telinga bagian dalam, di belakang gendang telinga) yg bisa mempengaruhi pendengaran dan keseimbangan tubuh. Gejalanya ditandai dengan <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dizziness" title="Dizziness">dizziness</a></i> (rasa pusing tapi tidak disertai pening) dan <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tinnitus" title="Tinnitus">tinnitus</a></i> (telinga berdenging) disertai kehilangan pendengaran sedikit demi sedikit, biasanya hanya di salah satu telinga. Gejala ini muncul akibat peningkatan <i>volume </i>(isi) dan tekanan pada <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Endolymph" title="Endolymph">endolymph</a></i> telinga bagian dalam. Nama penyakit ini diambil dari nama seorang dokter Perancis &#8211; <b><i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Prosper_M%C3%A9ni%C3%A8re" title="Prosper Ménière">Prosper Ménière</a></i></b>, yg pertama kali melaporkan bahwa <i><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vertigo_%28medical%29" title="Vertigo (medical)">vertigo</a></i> (suatu bentuk gejala pusing) disebabkan oleh kelainan pada telinga bagian dalam melalui artikelnya yg dipublikasikan pada tahun 1861.&#8221;</p>
<p>Parahnya, berdasarkan keterangan di wikipedia tersebut dikatakan bahwa hingga saat ini penyebab utama timbulnya penyakit ini masih belum diketahui secara pasti. Demikian pula situs <a href="http://www.menieres-disease.ca/index.htm" title="Menieres-Disease.ca">Pusat Informasi <b>Ménière&#8217;s disease</b> Kanada</a> menyebutkan bahwa tak seorangpun tahu penyebab penyakit ini, selain gejala-gejalanya saja sebagaimana yg telah disebutkan sebelumnya. Karena itu fokus riset terhadap penyakit ini lebih ditekankan pada gejala-gejala yg muncul dan bagaimana cara menanganinya.</p>
<p>Untungnya walaupun sangat mengganggu, penyakit ini bukanlah penyakit yg menular dan sama sekali tidak fatal.</p>
<p>Namun, di lain pihak, penyakit ini terbilang kronis. Artinya gejalanya bisa berlangsung lama, bisa beberapa menit atau beberapa jam walau jarang sampai seharian. Penderitanya ketika akan mendapatkan serangan sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda apapun. Pokoknya tiba-tiba saja kambuh, bisa siang, bisa malam dan bisa di mana saja. Repotnya lagi, karena ketika kambuh penderitanya langsung linglung, biasanya tidak ada jalan lain selain istirahat/berbaring sampai hilang gejalanya.</p>
<p>Sebagian besar penderita penyakit ini adalah orang dewasa, tapi bukan berarti tidak mungkin terjadi pada anak-anak atau remaja. Penjelasan lebih rinci mengenai penyakit ini bisa dibaca di halaman <i>web</i> <a href="http://www.menieres-disease.ca/menieres-disease-in-detail.htm">ini</a>.</p>
<p>Saran-saran yg perlu diperhatikan ketika mendapatkan serangan adalah cobalah berbaring dan fokuskan pandangan pada satu titik yg nyaman. Beberapa org kadang butuh dipegangi tangannya, lainnya memilih untuk sendirian. Lalu hindari makan atau minum ketika mendapatkan serangan, karena ada bahaya tersedak dan mungkin bisa menyebabkan untuk muntah-muntah. Hindari menyetir, mengoperasikan alat-alat berat, memanjat, atau kegiatan-kegiatan semacamnya sampai paling tidak seminggu setelah serangan terakhir muncul. Pada saat terkena serangan hindari pula cahaya terang, layar monitor/TV, atau membaca karena bisa membuat gejalanya makin parah.</p>
<p>Keterangan lebih rinci mengenai penanganan terhadap penderita baik pada saat terkena serangan maupun cara-cara pengobatannya bisa dibaca di halaman web <a href="http://www.menieres-disease.ca/treatment.htm" title="Treatment">ini</a>.</p>
<p>Saya sendiri baru dua kali terkena serangan dalam selang waktu 2-3 hari yg lalu. Semoga saja tidak bertambah parah dan semoga dugaan saya bahwa yg menimpa saya hanya Ménière&#8217;s disease benar. Kalau yg menimpa saya adalah penyakit yg lebih fatal, bisa-bisa ini menjadi tulisan terakhir saya &#8211; dan itu tentunya tidak lucu, hehehe (kok malah tertawa sih ^_^).</p>
<p>Buat kawan-kawan lain yg mempunyai koreksi, rujukan atau saran tambahan, bolehlah berbagi komentarnya. Semoga bermanfaat.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hikarie.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hikarie.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hikarie.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hikarie.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hikarie.wordpress.com&amp;blog=3044655&amp;post=1&amp;subd=hikarie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hikarie.wordpress.com/2008/03/03/menieres-disease/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c097be3cae3d41c14bb38b17af8d0c3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">s2d4theworld</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
